Draft Pertama Naskah Drama

“Ini tugas yang dikasih dosen waktu mata kuliah drama. Keliatan banget masih berantakan dan ga bakat bikin cerita-cerita khayalan. Emang lebih enak itu kalo bikin cerita tentang cerita-cerita dari kehidupan sehari-hari gitu biar bisa dijadiin film dokumenter”.😀

PERSAHABATAN DALAM DUKA

 Pada zaman dahulu, di sebuah pulau kecil bernama skyland, ada seorang pria bernama Carl. Dia adalah seorang pahlawan besar di pulau tersebut karena dia selalu melindungi pulau tersebut dari gangguan orang-orang yang jahat yang ingin mencuri harta karun yang ada di pulau tersebut. Pulau skyland mempunyai harta karun yang sangat berharga dan sangat banyak  jumlahnya termasuk didalamnya lonceng besar yang terbuat dari emas yang mempunyai suara yang sangat indah. Hal ini membuat para bajak laut ingin merampas harta karun itu. Tetapi carl si pahlawan besar selalu berani menjaga dan melindunginya meskipun banyak bajak laut yang datang untuk merampas . Meskipun begitu, dia sendiri selalu bisa mengalahkan bajak laut yang jumlahnya lebih banyak. Alhasil, tidak pernah ada bajak laut yang bisa membawa harta karun tersebut.

Di lain tempat, di tengah laut, ada sebuah kapal besar yang berisikan para penjelajah yang gemar bertualang. Kapal ini dipimpin oleh seorang kapten yang sangat kuat, bijaksana, dan sangat pemberani. Kapten itu bernama Norland. Kapal yang berasal dari kerajaan north blue ini sedang melaksanakan ekspedisi untuk mengelilingi dunia.

Pada suatu malam yang diliputi oleh badai yang sangat besar. Kapal Norland mengalami guncangan yang sangat hebat, namun tidak dapat disangka, kapten Norland bisa mendengar suara dentuman lonceng di tengah badai yang sangat besar.

Nahkoda:  kapten, gelombang di luar sangat besar !! (berteriak)

Norland: hahaha, sudah saya duga! (tertawa)

Nahkoda: bisa tidak, anda menjawab lebih baik dari sekedar sudah kuduga!!!

Norland: hahaha, hei! Apakah kalian tidak mendengar sesuatu?

Nahkoda: paling hanya petir.

Norland: bukan ini sesuatu yang sangat indah, seperti suara lonceng.

Sementara itu di pulau skyland terjadi suatu kejadian yang aneh dan menakutkan. Beberapa minggu terakhir banyak penduduk pulau yang meninggal secara tiba-tiba termasuk tumbuhan dan jumlahnya hampir mencapai ratusan. Skyland adalah pulau yang suku didalamnya masih mempercayai hal-hal mistis mengenai dewa. Setelah sebelumnya seorang dukun meninggal, kali ini seorang tabib yang sedang dalam keadaan kritis.

Kepala suku: tabib kuatkan dirimu! Bimbinglah kami!

Tabib: seorang, seorang lagi akan mati, termasuk tumbuh-tumbuhan, tanah ini akan dipenuhi darah…negeri ini telah dikutuk!!!

Kepala suku: kalau begini terus, desa kita akan musnah! Apa yang harus kami lakukan tabib?

Tabib: jangan takut lakukan saja yang aku perintahkan!!! Kita harus memberikan pesembahan pada dewa kashi!!! Berikan darah untuknya di pinggir danau!!! Berikan dewa kashi darah gadis tercantik di desa ini!!! Jadikan gadis itu, Angelina sebagai korban!!!

Dewa kashi adalah seekor ular besar yang dipercaya penduduk pulau skyland sebagai dewa pelindung pulau.   Angelina adalah seorang gadis tercantik di pulau skyland, ia adalah anak dari Carl. Dengan berat hati, Carl dan istrinya merelakan anaknya untuk dijadikan korban. Selain itu, Angelina dengan senang hati bersedia menjadi korban untuk keselamatan penduduk skyland.

Sementara itu, kapten Norland dan anak buahnya akhirnya tiba di pulau skyland dengan mengikuti arah suara dari dentuman lonceng. Ia sangat tertarik dengan suara tersebut dan ia bermaksud untuk berhenti sejenak untuk sekedar melihat-lihat keadaan pulau. Norland sangat terkejut ketika dia dan anak buahnya telah memasuki pemukiman penduduk, di setiap rumah, dia tidak menemukan ada orang yang benar-benar sehat, semua orang yang ada di dalam rumah adalah orang yang terkena penyakit mematikan. Ini karena semua penduduk yang benar-benar sehat pergi ke pinggir danau untuk melihat upacara pengorbanan untuk dewa kashi. Mengetahui hal ini dari salah satu penduduk Norland dan anak buahnya bergegas pergi ke pinggir danau. Sementara itu di pinggir danau, Angelina sudah berada di pinggir danau, dan semua penduduk mulai melakukan upacara pemanggilan dewa.

Kepala desa: dewa matahari, dewa hujan, dewa bumi, dewa hutan, selamatkanlah pulau kami ini sebagai pengganti darah gadis ini.

Akhirnya, ular besar itu datang kemudian dengan cepat menghampiri Angelina yang akan menjadi makanannya. Tetapi, tiba-tiba Norland datang dan dengan cepat menebas kepala ular besar itu sampai terbelah menjadi dua.  Semua penduduk desa menjadi terkejut.

Kepala desa: pembunuh dewa!!!  Apa yang kau lakukan!!! Siapa orang itu? Bunuh dia!! Kita akan terkena kutukan!!!

Norland: upacara selesai!!! Pasti kau sangat ketakutan…tapi kini kau aman sebab tidak ada gunanya mati seperti ini!!!” (berbicara kepada Angelina)

Kepala desa: apa yang harus kita lakukan? Ini adalah amanat terakhir dari dari tabib!! Carl cepat bunuh mereka berdua sebelum dewa murka!!

Dengan cepat, Carl menghampiri Norland dan Angelina sambil mengangkat tombaknya ke arah Norland.

Norland: aku seorang penjelajah dari kerajaan north blue!!!

Carl: tidak peduli kau siapa, aku harus membunuhmu!!!

Perkelahian pun terjadi, Carl menyerang dengan tombaknya, dan Norland menahan dengan pedangnya.

Norland: apa ini caramu memperlakukan orang lain?

Carl: kau tidak berhak berbicara seperti itu padaku, aku harus menebus dosa-dosamu pada dewa!!!

Carl melemparkan sebuah pisau kepada Angelina dan kemudian menyuruhnya untuk membunuh dirinya sendiri. Karena berusaha untuk menghentikan tindakan bodoh yang akan dilakukan Angelina, akhirnya Norland tertusuk tombak milik Carl, beruntung  bagi Norland karena ia tidak mati. Tetapi, semua anak buah Norland ditangkap untuk dijadikan korban.

Carl: kami telah mengadakan perjanjian dengan orang luar demi menjaga aturan agama kami. Jangan pernah meremehkan orang-orang skyland, pembunuhan dewa yang telah kau lakukan adalah dosa besar!!! Karena itu kami juga akan membunuh semua anak-anak buahmu!

Norland: aku tidak bisa menerima semua upacara pengorbanan ini, ini adalah sebuah penghinaan!!! Bagi para peneliti dan penjelajah yang mengarungi lautan dan demi terwujudnya kebahagiaan umat manusia!!! Beri aku waktu untuk menyelamatkan pulau kalian dari tragedy ini tanpa harus melarikan diri, kalau aku berhasil, bersumpahlah bahwa kalian tidak akan mengadakan ritual seperti ini lagi!!!

Carl: Bodoh…saat ini juga kau akan mati, kau hanya mencari kesempatan untuk kabur!!!

Kepala suku: biarkan dia mencoba, lagipula semua anak buahnya sudah kita tangkap!

Carl: kepala suku!!!(berteriak)

Kepala suku: aku akan memberimu kesempatan sampai matahari terbenam besok, sesuai keinginanmu…

Carl: kepala suku!!! Kenapa anda tidak membiarkan saya untuk membunuhnya!!? Dia telah melanggar aturan kita dengan menyelundup ke dalam pulau ini dan juga membunuh dewa kashi!!! Kalau dibiarkan, kita akan tertimpa bencana!!!

Kepala suku: entah kenapa, aku merasa mendengar suara yang penuh kebijaksanaan dari orang itu, hanya itu…

Akhirnya Norland diberikan kesempatan untuk menyelamatkan pulau dari wabah penyakit yang mematikan. Ia pergi ke dalam hutan untuk mencari pohon yang bisa mengobati penduduk dari wabah penyakit tersebut. Ketika ia berhasil menemukan pohon yang dimaksud dan mengambil daunnya untuk digunakan sebagai obat, tiba-tiba terjadi sebuah gempa besar yang mengakibatkan terbelahnya permukaan tanah di pulau itu. Malangnya, akibat gempa besar itu setengah tubuh Norland terjepit oleh permukaan yang terbelah.  Semua penduduk skyland menyangka bahwa gempa besar itu terjadi karena kemarahan dewa.  Carl dengan cepat pergi mencari Norland dan ia terkejut mengetahui keadaan Norland yang terjepit di permukaan tanah.

Carl: akhir yang sesuai untukmu!!! Sepertinya dewa langsung menunjukkan kemarahannya padamu.(tertawa)

Norland: untuk apa kau kesini?

Carl: untuk membunuhmu, sebab desa kami tidak akan selamat selama kami membiarkanmu hidup!!!

Norland: maaf, tapi bisakah kau pergi saja? Aku tidak ingin melihat wajahmu, lagipula aku harus segera pergi  ke desa!!!

Carl: menarik… aku ingin sekali melihatmu pergi dengan meronta-ronta…(tertawa)

Norland berjuang keras untuk melepaskan tubuhnya yang terjepit diantara permukaan tanah, tetapi matahari terbenam dia tetap tidak bisa melepaskan diri dan para penduduk skyland sudah bersiap untuk melaksanakan upacara pengorbanan.

Carl: sebentar lagi matahari akan terbenam dan upacara akan segera dimulai…

Norland: yang kalian lakukan itu diluar perikemanusiaan!!!

Carl: kau pikir kami sama sekali tidak memikirkan ritual pengorbanan itu? Gadis yang kau selamatkan kemarin adalah putriku!!!

Norland: kau menyuruh putrimu sendiri untuk mengakhiri hidupnya?

Carl: kau tidak akan mengerti!!!
Norland: kalau begitu, beritahu aku!!! Apakah aku akan menerima hukuman atau mati dalam kecelakaan? Apakah desa ini akan musnah karena kutukan atau karena penyakit? 60 tahun yang lalu di negeriku, demam hutan yang menyerang desa kalian juga pernah menimpa penduduk kami, dan merenggut ratusan nyawa!!! Ini adalah jenis penyakit yang 90% akan merenggut nyawa penderitanya!!! Namun kini hanya 3% dari penderita yang meninggal karena itu!!! Itu karena para ahli tumbuhan dari north blue telah mengadakan sejumlah ekpedisi dan berhasilmenemukan sesuatu yang penting yaitu conine yang di ambil dari daun kona!! Dan sekarang benda itu ada di tangan kananku!! Bawa benda ini dan jadikan obat!! Desamu akan selamat!!! (berteriak)

Carl: apakah kau benar-benar bisa menyelamatkan desa yang sangat penting bagiku ini!!? bisakah!!? (berteriak)

Norland: Bisa!!!

Akhirnya Carl membantu Norland melepaskan tubuhnya yang terjepit, kemudian mereka bergegas menuju ke desa. Sesampainya di desa, Norland segera memberikan obat kepada semua penduduk yang terkena wabah penyakit. Setelah beberapa hari kemudian, semua penduduk yang terkena wabah penyakit berangsur-angsur sembuh. Semua penduduk berterimakasih kepada Norland yang sudah berhasil menyembuhkan penduduk desa di pulau skyland. Karena hal itu Carl dan Norland menjadi sahabat yang tidak bisa dipisahkan.

Pada suatu hari, Carl menunjukan sesuatu yang sangat berharga yang dimiliki oleh pulau skyland kepada Norland. Dalam perjalanan, Norland mendengar suara dentang lonceng yang pernah ia dengar ketika ia berada di tengah laut.

Norland: hei Carl, darimana asal suara lonceng yang merdu ini?

Carl: lihat saja nanti..

Norland: kota emas!!! Aku pasti sedang bermimpi!!!

Carl: kau kaget? Semua harta karun itu bisa kalian bawa kecuali lonceng emas itu..

Norland: jadi suara yang aku dengar adalah suara lonceng besar ini…tidak kusangka, lonceng sebesar ini terbuat dari emas…

Carl: kami punya istilah khusus untuk bunyinya…

Norland: istilah?

Carl: api skyland, semangat dari para leluhur kami di masa kejayaannya.

Selama hampir satu bulan Norland dan anak buahnya berada di pulau skyland dengan penuh kebahagiaan dan kegembiraan, tetapi penduduk skyland baru menyadari bahwa Norland telah merusak hutan kerabat yang merupakan pemakaman dari para leluhur skyland. Norland menebang pohon-pohon yang ada di hutan kerabat. Para penduduk akhirnya memutuskan untuk mengusir Norland dan anak buahnya pergi dari pulau skyland. Norland mencoba untuk berbicara dengan Carl, ia pergi ke kota emas untuk mencari Carl.

Norland: Carl!!! Kau ada disini? Keluarlah!!! Apa alasannya!!! Kami akan segera pergi, dan aku tidak ingin berpisah seperti ini!!!

Carl: jangan mengajakku berbicara kecuali kau ingin mati disini!!!

Akhirnya Norland memutuskan untuk pergi dari pulau skyland, mereka berpisah dalam kesalahpahaman. Sebenarnya,  Norland menebang pohon-pohon yang ada di hutan kerabat karena ia bermaksud untuk memusnahkan penyakit yang ada di hutan itu.

Setelah Norland pergi, Carl mengetahui maksud dari Norland menebang pohon di hutan kerabat. Dengan segera ia mengejar kapal Norland yang sudah berlayar menjauh dari pulau skyland.

Carl: Norland!!!!! Datanglah lagi!!! Kami akan menunggumu disini!!!! Dan terus membunyikan lonceng emas itu!!! Kami akan terus membunyikannya dan menunggumu!!!! (teriak)

Norland: kelak kita pasti akan bertemu lagi sahabatku!!!!!

Perpisahan yang sangat menyedihkan terjadi antara Norland dan Carl.

Setelah Norland kembali ke kerajaan north blue, ia menceritakan semua tentang pulau skyland kepada raja. Mendengar cerita Norland, raja tertarik untuk melihat pulau tersebut. Ia memerintahkan Norland untuk melakukan perjalanan menuju pulau skyland bersama raja sendiri. Ketika sampai di pulau skyland, Norland dan raja terkejut karena sebagian pulau skyland menghilang termasuk desa didalamnya.

Raja: Norland!!! Keparat kau!!! Apa kau bermaksud menipuku!!! Dimana emas itu!!!

Norland: apa yang terjadi pada pulau ini? dimana semua orang?

Karena dianggap membohongi raja, Norland dijatuhi hukuman mati. Ternyata sebagian pulau skyland menghilang karena terbawa arus tsunami yang sangat besar dan bencana alam yang terus menerus menerpa pulau skyland.

PERSAHABATAN DALAM DUKA

Pada zaman dahulu, di sebuah pulau kecil bernama skyland, ada seorang pria bernama Carl. Dia adalah seorang pahlawan besar di pulau tersebut karena dia selalu melindungi pulau tersebut dari gangguan orang-orang yang jahat yang ingin mencuri harta karun yang ada di pulau tersebut. Pulau skyland mempunyai harta karun yang sangat berharga dan sangat banyak  jumlahnya termasuk didalamnya lonceng besar yang terbuat dari emas yang mempunyai suara yang sangat indah. Hal ini membuat para bajak laut ingin merampas harta karun itu. Tetapi carl si pahlawan besar selalu berani menjaga dan melindunginya meskipun banyak bajak laut yang datang untuk merampas . Meskipun begitu, dia sendiri selalu bisa mengalahkan bajak laut yang jumlahnya lebih banyak. Alhasil, tidak pernah ada bajak laut yang bisa membawa harta karun tersebut.

Di lain tempat, di tengah laut, ada sebuah kapal besar yang berisikan para penjelajah yang gemar bertualang. Kapal ini dipimpin oleh seorang kapten yang sangat kuat, bijaksana, dan sangat pemberani. Kapten itu bernama Norland. Kapal yang berasal dari kerajaan north blue ini sedang melaksanakan ekspedisi untuk mengelilingi dunia.

Pada suatu malam yang diliputi oleh badai yang sangat besar. Kapal Norland mengalami guncangan yang sangat hebat, namun tidak dapat disangka, kapten Norland bisa mendengar suara dentuman lonceng di tengah badai yang sangat besar.

Nahkoda:  kapten, gelombang di luar sangat besar !! (berteriak)

Norland: hahaha, sudah saya duga! (tertawa)

Nahkoda: bisa tidak, anda menjawab lebih baik dari sekedar sudah kuduga!!!

Norland: hahaha, hei! Apakah kalian tidak mendengar sesuatu?

Nahkoda: paling hanya petir.

Norland: bukan ini sesuatu yang sangat indah, seperti suara lonceng.

Sementara itu di pulau skyland terjadi suatu kejadian yang aneh dan menakutkan. Beberapa minggu terakhir banyak penduduk pulau yang meninggal secara tiba-tiba termasuk tumbuhan dan jumlahnya hampir mencapai ratusan. Skyland adalah pulau yang suku didalamnya masih mempercayai hal-hal mistis mengenai dewa. Setelah sebelumnya seorang dukun meninggal, kali ini seorang tabib yang sedang dalam keadaan kritis.

Kepala suku: tabib kuatkan dirimu! Bimbinglah kami!

Tabib: seorang, seorang lagi akan mati, termasuk tumbuh-tumbuhan, tanah ini akan dipenuhi darah…negeri ini telah dikutuk!!!

Kepala suku: kalau begini terus, desa kita akan musnah! Apa yang harus kami lakukan tabib?

Tabib: jangan takut lakukan saja yang aku perintahkan!!! Kita harus memberikan pesembahan pada dewa kashi!!! Berikan darah untuknya di pinggir danau!!! Berikan dewa kashi darah gadis tercantik di desa ini!!! Jadikan gadis itu, Angelina sebagai korban!!!

Dewa kashi adalah seekor ular besar yang dipercaya penduduk pulau skyland sebagai dewa pelindung pulau.   Angelina adalah seorang gadis tercantik di pulau skyland, ia adalah anak dari Carl. Dengan berat hati, Carl dan istrinya merelakan anaknya untuk dijadikan korban. Selain itu, Angelina dengan senang hati bersedia menjadi korban untuk keselamatan penduduk skyland.

Sementara itu, kapten Norland dan anak buahnya akhirnya tiba di pulau skyland dengan mengikuti arah suara dari dentuman lonceng. Ia sangat tertarik dengan suara tersebut dan ia bermaksud untuk berhenti sejenak untuk sekedar melihat-lihat keadaan pulau. Norland sangat terkejut ketika dia dan anak buahnya telah memasuki pemukiman penduduk, di setiap rumah, dia tidak menemukan ada orang yang benar-benar sehat, semua orang yang ada di dalam rumah adalah orang yang terkena penyakit mematikan. Ini karena semua penduduk yang benar-benar sehat pergi ke pinggir danau untuk melihat upacara pengorbanan untuk dewa kashi. Mengetahui hal ini dari salah satu penduduk Norland dan anak buahnya bergegas pergi ke pinggir danau. Sementara itu di pinggir danau, Angelina sudah berada di pinggir danau, dan semua penduduk mulai melakukan upacara pemanggilan dewa.

Kepala desa: dewa matahari, dewa hujan, dewa bumi, dewa hutan, selamatkanlah pulau kami ini sebagai pengganti darah gadis ini.

Akhirnya, ular besar itu datang kemudian dengan cepat menghampiri Angelina yang akan menjadi makanannya. Tetapi, tiba-tiba Norland datang dan dengan cepat menebas kepala ular besar itu sampai terbelah menjadi dua.  Semua penduduk desa menjadi terkejut.

Kepala desa: pembunuh dewa!!!  Apa yang kau lakukan!!! Siapa orang itu? Bunuh dia!! Kita akan terkena kutukan!!!

Norland: upacara selesai!!! Pasti kau sangat ketakutan…tapi kini kau aman sebab tidak ada gunanya mati seperti ini!!!” (berbicara kepada Angelina)

Kepala desa: apa yang harus kita lakukan? Ini adalah amanat terakhir dari dari tabib!! Carl cepat bunuh mereka berdua sebelum dewa murka!!

Dengan cepat, Carl menghampiri Norland dan Angelina sambil mengangkat tombaknya ke arah Norland.

Norland: aku seorang penjelajah dari kerajaan north blue!!!

Carl: tidak peduli kau siapa, aku harus membunuhmu!!!

Perkelahian pun terjadi, Carl menyerang dengan tombaknya, dan Norland menahan dengan pedangnya.

Norland: apa ini caramu memperlakukan orang lain?

Carl: kau tidak berhak berbicara seperti itu padaku, aku harus menebus dosa-dosamu pada dewa!!!

Carl melemparkan sebuah pisau kepada Angelina dan kemudian menyuruhnya untuk membunuh dirinya sendiri. Karena berusaha untuk menghentikan tindakan bodoh yang akan dilakukan Angelina, akhirnya Norland tertusuk tombak milik Carl, beruntung  bagi Norland karena ia tidak mati. Tetapi, semua anak buah Norland ditangkap untuk dijadikan korban.

Carl: kami telah mengadakan perjanjian dengan orang luar demi menjaga aturan agama kami. Jangan pernah meremehkan orang-orang skyland, pembunuhan dewa yang telah kau lakukan adalah dosa besar!!! Karena itu kami juga akan membunuh semua anak-anak buahmu!

Norland: aku tidak bisa menerima semua upacara pengorbanan ini, ini adalah sebuah penghinaan!!! Bagi para peneliti dan penjelajah yang mengarungi lautan dan demi terwujudnya kebahagiaan umat manusia!!! Beri aku waktu untuk menyelamatkan pulau kalian dari tragedy ini tanpa harus melarikan diri, kalau aku berhasil, bersumpahlah bahwa kalian tidak akan mengadakan ritual seperti ini lagi!!!

Carl: Bodoh…saat ini juga kau akan mati, kau hanya mencari kesempatan untuk kabur!!!

Kepala suku: biarkan dia mencoba, lagipula semua anak buahnya sudah kita tangkap!

Carl: kepala suku!!!(berteriak)

Kepala suku: aku akan memberimu kesempatan sampai matahari terbenam besok, sesuai keinginanmu…

Carl: kepala suku!!! Kenapa anda tidak membiarkan saya untuk membunuhnya!!? Dia telah melanggar aturan kita dengan menyelundup ke dalam pulau ini dan juga membunuh dewa kashi!!! Kalau dibiarkan, kita akan tertimpa bencana!!!

Kepala suku: entah kenapa, aku merasa mendengar suara yang penuh kebijaksanaan dari orang itu, hanya itu…

Akhirnya Norland diberikan kesempatan untuk menyelamatkan pulau dari wabah penyakit yang mematikan. Ia pergi ke dalam hutan untuk mencari pohon yang bisa mengobati penduduk dari wabah penyakit tersebut. Ketika ia berhasil menemukan pohon yang dimaksud dan mengambil daunnya untuk digunakan sebagai obat, tiba-tiba terjadi sebuah gempa besar yang mengakibatkan terbelahnya permukaan tanah di pulau itu. Malangnya, akibat gempa besar itu setengah tubuh Norland terjepit oleh permukaan yang terbelah.  Semua penduduk skyland menyangka bahwa gempa besar itu terjadi karena kemarahan dewa.  Carl dengan cepat pergi mencari Norland dan ia terkejut mengetahui keadaan Norland yang terjepit di permukaan tanah.

Carl: akhir yang sesuai untukmu!!! Sepertinya dewa langsung menunjukkan kemarahannya padamu.(tertawa)

Norland: untuk apa kau kesini?

Carl: untuk membunuhmu, sebab desa kami tidak akan selamat selama kami membiarkanmu hidup!!!

Norland: maaf, tapi bisakah kau pergi saja? Aku tidak ingin melihat wajahmu, lagipula aku harus segera pergi  ke desa!!!

Carl: menarik… aku ingin sekali melihatmu pergi dengan meronta-ronta…(tertawa)

Norland berjuang keras untuk melepaskan tubuhnya yang terjepit diantara permukaan tanah, tetapi matahari terbenam dia tetap tidak bisa melepaskan diri dan para penduduk skyland sudah bersiap untuk melaksanakan upacara pengorbanan.

Carl: sebentar lagi matahari akan terbenam dan upacara akan segera dimulai…

Norland: yang kalian lakukan itu diluar perikemanusiaan!!!

Carl: kau pikir kami sama sekali tidak memikirkan ritual pengorbanan itu? Gadis yang kau selamatkan kemarin adalah putriku!!!

Norland: kau menyuruh putrimu sendiri untuk mengakhiri hidupnya?

Carl: kau tidak akan mengerti!!!
Norland: kalau begitu, beritahu aku!!! Apakah aku akan menerima hukuman atau mati dalam kecelakaan? Apakah desa ini akan musnah karena kutukan atau karena penyakit? 60 tahun yang lalu di negeriku, demam hutan yang menyerang desa kalian juga pernah menimpa penduduk kami, dan merenggut ratusan nyawa!!! Ini adalah jenis penyakit yang 90% akan merenggut nyawa penderitanya!!! Namun kini hanya 3% dari penderita yang meninggal karena itu!!! Itu karena para ahli tumbuhan dari north blue telah mengadakan sejumlah ekpedisi dan berhasilmenemukan sesuatu yang penting yaitu conine yang di ambil dari daun kona!! Dan sekarang benda itu ada di tangan kananku!! Bawa benda ini dan jadikan obat!! Desamu akan selamat!!! (berteriak)

Carl: apakah kau benar-benar bisa menyelamatkan desa yang sangat penting bagiku ini!!? bisakah!!? (berteriak)

Norland: Bisa!!!

Akhirnya Carl membantu Norland melepaskan tubuhnya yang terjepit, kemudian mereka bergegas menuju ke desa. Sesampainya di desa, Norland segera memberikan obat kepada semua penduduk yang terkena wabah penyakit. Setelah beberapa hari kemudian, semua penduduk yang terkena wabah penyakit berangsur-angsur sembuh. Semua penduduk berterimakasih kepada Norland yang sudah berhasil menyembuhkan penduduk desa di pulau skyland. Karena hal itu Carl dan Norland menjadi sahabat yang tidak bisa dipisahkan.

Pada suatu hari, Carl menunjukan sesuatu yang sangat berharga yang dimiliki oleh pulau skyland kepada Norland. Dalam perjalanan, Norland mendengar suara dentang lonceng yang pernah ia dengar ketika ia berada di tengah laut.

Norland: hei Carl, darimana asal suara lonceng yang merdu ini?

Carl: lihat saja nanti..

Norland: kota emas!!! Aku pasti sedang bermimpi!!!

Carl: kau kaget? Semua harta karun itu bisa kalian bawa kecuali lonceng emas itu..

Norland: jadi suara yang aku dengar adalah suara lonceng besar ini…tidak kusangka, lonceng sebesar ini terbuat dari emas…

Carl: kami punya istilah khusus untuk bunyinya…

Norland: istilah?

Carl: api skyland, semangat dari para leluhur kami di masa kejayaannya.

Selama hampir satu bulan Norland dan anak buahnya berada di pulau skyland dengan penuh kebahagiaan dan kegembiraan, tetapi penduduk skyland baru menyadari bahwa Norland telah merusak hutan kerabat yang merupakan pemakaman dari para leluhur skyland. Norland menebang pohon-pohon yang ada di hutan kerabat. Para penduduk akhirnya memutuskan untuk mengusir Norland dan anak buahnya pergi dari pulau skyland. Norland mencoba untuk berbicara dengan Carl, ia pergi ke kota emas untuk mencari Carl.

Norland: Carl!!! Kau ada disini? Keluarlah!!! Apa alasannya!!! Kami akan segera pergi, dan aku tidak ingin berpisah seperti ini!!!

Carl: jangan mengajakku berbicara kecuali kau ingin mati disini!!!

Akhirnya Norland memutuskan untuk pergi dari pulau skyland, mereka berpisah dalam kesalahpahaman. Sebenarnya,  Norland menebang pohon-pohon yang ada di hutan kerabat karena ia bermaksud untuk memusnahkan penyakit yang ada di hutan itu.

Setelah Norland pergi, Carl mengetahui maksud dari Norland menebang pohon di hutan kerabat. Dengan segera ia mengejar kapal Norland yang sudah berlayar menjauh dari pulau skyland.

Carl: Norland!!!!! Datanglah lagi!!! Kami akan menunggumu disini!!!! Dan terus membunyikan lonceng emas itu!!! Kami akan terus membunyikannya dan menunggumu!!!! (teriak)

Norland: kelak kita pasti akan bertemu lagi sahabatku!!!!!

Perpisahan yang sangat menyedihkan terjadi antara Norland dan Carl.

Setelah Norland kembali ke kerajaan north blue, ia menceritakan semua tentang pulau skyland kepada raja. Mendengar cerita Norland, raja tertarik untuk melihat pulau tersebut. Ia memerintahkan Norland untuk melakukan perjalanan menuju pulau skyland bersama raja sendiri. Ketika sampai di pulau skyland, Norland dan raja terkejut karena sebagian pulau skyland menghilang termasuk desa didalamnya.

Raja: Norland!!! Keparat kau!!! Apa kau bermaksud menipuku!!! Dimana emas itu!!!

Norland: apa yang terjadi pada pulau ini? dimana semua orang?

Karena dianggap membohongi raja, Norland dijatuhi hukuman mati. Ternyata sebagian pulau skyland menghilang karena terbawa arus tsunami yang sangat besar dan bencana alam yang terus menerus menerpa pulau skyland.

About Reza Ajie Saputra
I am a researcher of educational process. This blog has made to support my research.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s